Text
Biodiesel Nyamplung
Penggunaan minyak nabati sebagai sumber energi alternatif menjadi penting. Nyamplung diidentifikasi sebagai bahan baku potensial dalam produksi biodiesel. Untuk menjadikan biodiesel nyamplung sebagai substitusi minyak diesel yang efektif, perlu dilakukan peningkatan kualitasnya agar lebih kompetitif di pasar. Salah satu hambatan utama minyak nabati sebagai bahan bakar adalah viskositasnya yang lebih tinggi. Karakteristik biodiesel sangat dipengaruhi oleh struktur asam lemak yang ada di dalamnya. Modifikasi struktur asam lemak minyak dapat mengubah karakteristiknya. Salah satu metode untuk mengubah struktur adalah dengan menggabungkan dan memanaskan minyak nabati. Usaha untuk meningkatkan kualitas biodiesel dapat dilakukan dengan mencampur nyamplung dengan jenis minyak nabati lainnya. Campuran dibuat dalam berbagai proporsi, mulai dari 0% hingga 100%, dengan interval 10%. Proses pencampuran dilakukan dengan mengaduknya selama 60 menit pada suhu 90°C. Penelitian menunjukkan bahwa gabungan biodiesel nyamplung dengan biodiesel dari sumber lain mengubah komposisi asam lemaknya yang berdampak positif terhadap penurunan viskositas, densitas, dan peningkatan nilai kalor.
Tidak tersedia versi lain