“Berbuatlah sedikit dosa, Jamal,” kata Sato Reang kepada satu kawan sekelasnya. Jamal anak yang saleh, selalu sembahyang lima kali sehari, juga rajin mengaji. “Pahalamu sudah banyak. Bertumpuk-tumpuk. Tak akan habis dikurangi timbangan dosamu.” Ini kisah Sato Reang. Kadang ia demikian intim dengan dirinya, sehingga ini merupakan cerita tentang aku, tapi kali lain ia tercerabut, dan i…
“Pramoedya Ananta Toer dan Sastra Realisme Sosialis” merupakan buku pertama yang ditulis oleh salah satu penulis kenamaan Indonesia, Eka Kurniawan. Awalnya, buku ini merupakan tugas akhir kuliahnya dari Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada. Karyanya tersebut kemudian diterbitkan dalam bentuk buku pertama kali pada tahun 1999. Pembahasan dalam buku setebal 224 halaman ini sangatlah r…
Hidup di era kolonialisme bagi para wanita dianggap sudah setara seperti hidup di neraka. Terutama bagi para wanita berparas cantik yang menjadi incaran tentara penjajah untuk melampiaskan hasrat mereka. Itu lah takdir miris yang dilalui Dewi Ayu, demi menyelamatkan hidupnya sendiri Dewi harus menerima paksaan menjadi pelacur bagi tentara Belanda dan Jepang selama masa kedudukan mereka di Indon…